Pascasarjana UIN Salatiga Gelar B-ISComE 2026 Bersama Universiti Malaya

~Perkuat Kolaborasi Internasional Menuju SDGs ~

Salatiga, 18 Februari 2026 – Pascasarjana UIN Salatiga sukses menyelenggarakan kegiatan Bilateral International Students Community Engagement (B-ISComE) 2026 bekerja sama dengan Faculty of Education Universiti Malaya, Malaysia. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi akademik internasional sekaligus implementasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berskala global.

Mengusung tema International Seminar and Students’ Forum on Education, Law, and Sustainable Development Goals, forum ini menghadirkan atmosfer akademik yang kuat dan dinamis, terlebih karena dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, sehingga semangat kolaborasi, refleksi ilmiah, dan pengabdian terasa semakin bermakna.

Dibuka Direktur Pascasarjana, Hadir Ketua LP2M

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur Pascasarjana UIN Salatiga, Prof. Dr. Phil. Asfa Widiyanto, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam memperkuat reputasi akademik dan jejaring riset global.

Turut hadir Ketua LP2M UIN Salatiga, Bapak Hammam, Ph.D. yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk konkret internasionalisasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian berbasis kolaborasi lintas negara.

Keynote Speaker dari Universiti Malaya dan UIN Salatiga

Seminar internasional ini menghadirkan Dr. Abd. Razak Zakaria dari Faculty of Education, Universiti Malaya sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya integrasi pendidikan, hukum, dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam konteks masyarakat global khususnya menyangkut Blueprint Pendidikan di Malaysia.

Selain itu, Wakil Direktur Pascasarjana UIN Salatiga, Prof. Dr. Mukti Ali, M.Hum., juga menyampaikan keynote yang menyoroti peran penting Koperasi Merah Putih berorientasi pada SDGs.

Kolaborasi ini menjadi semakin strategis mengingat posisi Universiti Malaya sebagai World Class University dengan peringkat 48 dunia versi WUR. Kepercayaan dan kesan positif (good impression) yang dibangun melalui komunikasi akademik yang intensif, termasuk peran integratif dalam menjembatani hubungan kelembagaan, semakin mempererat kemitraan antara kedua institusi.

14 Mahasiswa Universiti Malaya Tampil Sebagai Presenter

Antusiasme tinggi tampak dari partisipasi 14 mahasiswa Universiti Malaya yang hadir sebagai presenter. Mereka memaparkan hasil kajian dan gagasan ilmiah yang kemudian didiskusikan secara aktif bersama mahasiswa Pascasarjana dan berbagai fakultas di UIN Salatiga. Selain itu, presenter dari UIN Salatiga yang mewakilkan setiap fakultas dan setiap Prodi Pascasarjana juga turut serta dalam sesi paralel bersama mereka.

Forum ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan (knowledge exchange) yang produktif, mempertemukan perspektif Indonesia–Malaysia dalam bidang pendidikan, hukum, dan pembangunan berkelanjutan. Diskusi berlangsung hangat dan kritis, mencerminkan kuatnya atmosfer akademik yang menjadi ciri utama kegiatan ini.

Penguatan Internasionalisasi dan PkM Global

B-ISComE 2026 tidak hanya menjadi ajang seminar, tetapi juga wujud nyata implementasi PkM internasional berbasis kolaborasi mahasiswa dan dosen. Kegiatan ini diharapkan menjadi model students’ community engagement lintas negara yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang riset kolaboratif, publikasi bersama, serta mobilitas akademik di masa mendatang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pascasarjana UIN Salatiga semakin menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring global dan memperkuat reputasi akademik di tingkat internasional. Kolaborasi dengan Universiti Malaya diharapkan menjadi langkah awal menuju program-program bilateral yang lebih luas dan strategis pada tahun-tahun berikutnya.

Dengarkan Teks