Salatiga, 14 September 2026 – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Review Kurikulum Program Studi Magister Studi Islam Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Wahid Salatiga tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan dan penyempurnaan kurikulum pendidikan Pascasarjana agar semakin relevan dengan perkembangan kebijakan pendidikan tinggi dan kebutuhan akademik.
FGD melibatkan unsur Pimpinan Universitas dan Pascasarjana UIN Salatiga, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), ketua dan sekretaris program studi, dosen homebase, tenaga kependidikan, serta peserta eksternal. Di antara peserta dalam kegiatan tersebut adalah Rektor UIN Salatiga Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag., Ketua LPM Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd., serta jajaran pimpinan Pascasarjana UIN Salatiga.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan. Rangkaian pembukaan meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UIN Salatiga, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan ketua panitia, laporan Direktur Pascasarjana, sambutan Rektor, serta doa.
Salah satu agenda utama FGD adalah pembahasan kebijakan kurikulum Outcome Based Education (OBE) sesuai dengan Permendiktisaintek Nomor : 39 Tahun 2025. Materi kebijakan kurikulum disampaikan oleh Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag. dan Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd. Pembahasan tersebut menjadi landasan dalam proses peninjauan dan pengembangan kurikulum Pascasarjana UIN Salatiga.


Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan materi Kurikulum Pascasarjana UIN Salatiga Berbasis Outcomes Based Education (OBE) bersama Tim Magister Studi Islam dengan narasumber Prof. Dr. H. Dindin Solahudin, M.A., serta dimoderatori oleh Dr. Nursikin, M.S.I. Sesi ini memberikan ruang akademik bagi peserta untuk mendiskusikan arah pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran.

Pada sesi berikutnya, para peserta melakukan review dokumen kurikulum Magister Studi Islam. Kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno dan presentasi laporan hasil review dokumen kurikulum yang mencakup Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
FGD ini menjadi forum akademik penting untuk menyelaraskan desain kurikulum dengan pendekatan OBE, sekaligus memperkuat keterkaitan antara capaian pembelajaran, materi perkuliahan, proses pembelajaran, dan sistem evaluasi. Melalui proses review dan diskusi bersama berbagai unsur internal maupun eksternal, kurikulum diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta tuntutan mutu pendidikan tinggi. Kegiatan ditutup pada sore hari setelah rangkaian sidang pleno dan penyampaian hasil review kurikulum