SALATIGA — Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana UIN Salatiga kembali melahirkan doktor. Suharmanto menjadi doktor ke-12 setelah mengikuti ujian promosi doktor pada Jumat (25/9/2026) di Auditorium Lantai 3, Kampus 1 UIN Salatiga.

Dalam promosi doktor tersebut, Suharmanto mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Bahan Ajar PAI Materi Toleransi Menggunakan E-Book Berbasis Nilai Wasathiyah Islam untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tema Toleransi dan Menghargai Perbedaan pada Peserta Didik di SMP Kota Semarang.”
Penelitian ini berangkat dari kebutuhan pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam yang relevan dengan pembelajaran di era digital sekaligus mampu menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan.

Suharmanto mengembangkan bahan ajar PAI dalam bentuk e-book berbasis nilai wasathiyah Islam. Pengembangan tersebut diarahkan untuk membantu peserta didik memahami materi toleransi dan menghargai perbedaan sekaligus meningkatkan hasil belajar.
Nilai wasathiyah menjadi salah satu perhatian penting dalam penelitian tersebut. Pendekatan ini digunakan untuk menghadirkan materi pembelajaran yang mendorong pemahaman keagamaan yang moderat, seimbang, dan menghargai keberagaman.

Penelitian dilakukan pada peserta didik SMP di Kota Semarang dengan fokus pada pembelajaran PAI, khususnya tema toleransi dan menghargai perbedaan. Hasil pengembangan bahan ajar diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru PAI dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Dalam ujian promosi doktor tersebut, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag. bertindak sebagai Ketua, Penguji, sekaligus Promotor. Adapun Dr. Muhammad Aji Nugroho, Lc., M.Pd.I. bertugas sebagai Sekretaris Penguji. Dewan penguji juga terdiri atas Prof. Dr. Arif Rahman, M.Pd. sebagai Penguji Eksternal, Prof. Dr. phil. Widiyanto, M.A., Prof. Dr. Suwardi, M.Pd., Prof. Dr. Mukti Ali, M.Hum., Dr. Ruwandi, M.A., dan Prof. Dr. Supardi, M.A.

Dalam ujian tersebut, Suharmanto memaparkan proses pengembangan bahan ajar, landasan nilai wasathiyah yang digunakan, serta hasil penerapan e-book dalam pembelajaran PAI. Ia juga mempertanggungjawabkan hasil penelitian di hadapan dewan penguji.
Promosi doktor Suharmanto menjadi capaian penting bagi Program Doktor PAI Pascasarjana UIN Salatiga. Sebagai doktor ke-12, penelitian yang dihasilkan turut memperkaya kajian pendidikan Islam, khususnya dalam pengembangan bahan ajar digital dan pembelajaran toleransi berbasis nilai-nilai Islam moderat.
Disertasi tersebut juga memperlihatkan upaya menghubungkan pengembangan keilmuan Pendidikan Agama Islam dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah. E-book berbasis nilai wasathiyah yang dikembangkan Suharmanto diharapkan dapat menjadi salah satu sumber belajar yang mendukung pembelajaran PAI sekaligus penguatan sikap toleran dan penghargaan terhadap perbedaan di kalangan peserta didik.