Kategori
Berita

Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Salatiga Sukses Melalui Ujian Proposal Disertasi

Pada Hari Kamis 07 Desember 2023, Program Studi Doktor PAI Pascasrjana UIN Salatiga telah sukses melaksanakan Ujian Proposal Disertasi bagi para mahasiswa program doktoral. Ujian ini merupakan salah satu tahap penting dalam perjalanan akademik mereka menuju gelar doktor.

Sebanyak 4 mahasiswa dari berbagai bidang ilmu mengikuti ujian proposal disertasi ini. Para mahasiswa tersebut telah menyelesaikan fase penelitian dan merumuskan proposal disertasi yang akan menjadi dasar utama penulisan karya ilmiah mereka.

Proses ujian diawali dengan presentasi proposal disertasi oleh masing-masing mahasiswa. Dalam presentasi ini, mereka memaparkan latar belakang, tujuan, metodologi penelitian, serta relevansi topik yang dipilih. Para mahasiswa juga diharapkan mampu memberikan pemahaman yang mendalam mengenai kontribusi penelitian mereka terhadap perkembangan bidang ilmu yang dipilih.

Dewan penguji terdiri dari para profesor dan pakar terkemuka di bidang masing-masing. Mereka memberikan pertanyaan kritis serta umpan balik yang konstruktif untuk membantu mahasiswa memperbaiki dan mengembangkan proposal disertasi mereka.

Wakil Direktur Pascasarjana UIN Salatiga Noor Malihah, PhD., mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi para mahasiswa yang telah mencapai tahap ujian proposal disertasi. “Ujian proposal disertasi adalah momen penting dalam perjalanan akademik para doktorandus. Saya yakin penelitian mereka akan memberikan kontribusi yang berarti dalam mengembangkan ilmu pengetahuan di berbagai bidang,” ujarnya. Hal Senada disampaikan Dr. Nafis Irkhami selaku Kaprodi S3 PAI Pascasrajana UIN Salatiga, yang menyampaikan bahwa “ujian proposal adalah tahapan terpenting dari penyusunan disertasi, karena akan dinilai kelayakannya sebagai tugas akhir mahasiswa program doctor PAI UIN Salatiga.” Ujarnya.

setelah selesai ujian, mahasiswa dan dewan penguji berkumpul untuk berdiskusi lebih lanjut dan memberikan saran-saran untuk perbaikan. Langkah selanjutnya bagi para mahasiswa adalah memperbarui proposal disertasi mereka berdasarkan umpan balik tersebut sebelum melanjutkan ke tahap penelitian lebih lanjut.

Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ujian proposal disertasi berharap agar proses akademik ini dapat terus berjalan lancar dan menghasilkan penelitian yang bermutu tinggi serta berdampak positif dalam pengembangan ilmu pengetahuan. (khan)

Kategori
Berita

Hasil Evaluasi Ketercapaian CPL Mahasiswa S3 PAI Tahun Akademik 2022/2023

Berdasarkan rapat koordinasi pengelola, berikut ini dipaparkan hasil evaluasi ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan mahasiswa S3 PAI untuk Tahun Akademik 2022/2023. Jumlah mahasiswa angkatan 2021 sebanyak 8 orang dan angkatan 2022 yaitu 15 orang.

Tabel 1. Ringkasan Hasil

Keterangan
SB: Sangat baik, B: Baik, C: Cukup, K: Kurang
Berdasarkan Tabel 1, dapat dicontohkan bahwa capaian aspek Pengetahuan Angkatan 2021 yang tergolong Sangat Baik sebanyak 63% dan capaian yang termasuk Baik sebesar 27%.

Dari Tabel 1, dapat dipaparkan lebih lanjut melalui Gambar 1.

Gambar 1 Ketercapaian CPL
Berdasarkan Gambar 1, dapat dicontohkan bahwa capaian aspek Keterampilan Khusus Angkatan 2022 yang tergolong Sangat Baik sebanyak 67%.

Kategori
Berita

Tingkatkan Pengalaman Internasional Mahasiswa; S3 PAI gelar Joint Lecture dengan Vienna University Austria

Pada Hari kamis 10 Agustus 2023 bertempat di Aula lantai 3 Gedung KH. Hasyim Asy’ari UIN Salatiga. Progam Studi PAI Doktor (S3) PAI UIN Salatiga lakukan Joint Lecture Bersama dengan Prof. Dr. Ednan Aslan dari Vienna University Austria dan 10 orang Mahasiswa Program Doktornya. Hadir dalam kegiatan tersebut Prof. Dr. Phil Asfa Widiyanto selaku direktur Pascasarjana UIN Salatiga sekaligus pemateri, yang ditemani Prof. Dr. Sa’adi dan Dr. Maslikhah selaku pemateri yang kedua dan ketiga dari Program Doktor PAI UIN Salatiga, dan Noor Malihah, Ph.D. selaku Wadir Pasca sekaligus moderator kegiatan, serta puluhan mahasiswa pascasarjana program Doktor dan Magister yang mengikuti, untuk melakukan kajian bersama pengembangan pengetahuan terkait dengan tema isu-isu terkini tentang pendidikan multikultural yang ditinjau dari berbagai prespektif.

Dr. Nafis selaku kaprodi S3 PAI UIN Salatiga, menyampaikan kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan bagi mahasiwa, karena akan memberikan pengalaman belajar international dari penutur asli dengan tema diskusi yang sedang tren di daerah multikultur seperti Indonesia ini. Prof Asfa sebagai pembicara pembuka kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan Skill keterampilan literasi-multikultural mahasiswa baik dari UIN Salatiga dan Vienna University, sekaligus memberdayakan atas apa yang telah dipelajari diruang kelas pada ruang yang lebih luas lagi, yang menjadikan mahasiswa lebih termotivasi untuk mendapat pengalaman belajar yang lebih baik (bertukar ilmu dan pemahaman) dari komunitas pendidikan berstandar international, sehingga paham dengan apa yang dibaca dan dikajinya. “Ujar Prof. Asfa”.

Prof Etlan Aslan, menyampaikan orasinya dengan menampilkan Perspektif yang berbeda Pendidikan Antarbudaya dan Pendidikan Keagamaan Sebagai Kapasitas untuk Kemajemukan, dalam uraiannya Prof etlan menyampaikan perbedaan antara pluralitas dan pluralism. Menurutnya pluralitas menggambarkan keragaman yang dominan dan komprehensif dalam masyarakat dan menunjukkan keterlibatan pluralistik yang teratur sebagai sesuatu yang diberikan. Sedangkan pluralisme mewakili politik, tetapi juga tantangan atau tugas pedagogis. Menurutnya seorang pluralis berbeda dari seorang relativis dalam hal dia memperoleh strategi keterlibatannya dari budaya tertentu yang dia miliki. “Ujar Prof. Etlan Aslan”. Uraian ini terkoneksi dengan penjelasan Dr. Maslikah yang menyampaikan ketika nilai dan budaya tertentu tidak dapat direkonsiliasi, diperlukan arbiter yang dapat menyatukannya, dan itu tampak pada semangat multikulturalisme yang telah menjadikan Pendidikan sebagai kunci untuk menyampaikan pesan dan misi prulalitas dan multikulturalitas kehidupan umat manusia.

Dr. Sa’adi selaku pembicara ketiga menggambarkan Islam Indonesia yang memiliki kontribusi riil dalam nenjaga perdamaian dan keharmonisan dunia. Menurutnya kondisi ini tampak dari keberadaan Indonesia itu sendiri yang sangat beranekaragam, mulai dari daerah yang bersifat kepulaan, Bahasa, warna kulit, adat istiadat dan agama yang melekat dari keragaman budaya tersebut, namun masih tampak rukun dan baik. Hal ini dikarenakan kultur orang Indonesia yang religious, solidaritasnya tinggi, kooperatif, ramah, adaptif dan fleksibel, serta mengakomodasi tradisi yang berjalan dimasyarakat. Bila mau melihat lebih dalam, hal ini tampak pada UIN salatiga yang bangunan gedungnya menggambarkan tokoh tokoh inspiratif pemersatu Bangsa Indonesia dan warga masyarakat kota Salatiga.

Ibrahim selaku asisten Dosen Prof Etlan, menguraikan tentang teologi Islam mulai dari al-Ash’ari (936), al Maturidi (944), dan Ibn Taymiyya (1328), dengan mengkaji beberapa surat, yang beriskan tentang peringatan Allah akan hancurnya peraban manusia, posisi Islam sebagai agama yang sempurna di tangan Allah, yang kemudian ditutup dengan uraian ayat yang berisi tentang orang yang beriman dan beramal sholeh dari Islam, Kristen, majusi akan masuk kedalam surganya Allah. Hal ini yang kemudian dikonfrimasikan Dr. Aji sekretaris prodi S3 PAI terkait uraian kedua ayat tersebut dengan pendekatan tafsir Ibnu Katsir, at-thabathabatha’I, and alwi shihab. Ibrahim menjawab, bahwa multikulturalisme tidak untuk merubah identitas seseorang, tapi lebih kepada sikap dan perilaku agar dapat menempatkan seseorang pada posisinya sebagai manusia. “Ujar Ibrahim”. Laura salah satu mahasiswa Viena University bertanya tentang praktik pembelajaran pendidikan multicultural ditingkat sekolah, dijawab oleh Dr. Maslihah, dengan cara belajar Bersama untuk saling mengenal satu dengan lainnya, untuk saling memahami dan menghormati karakter masing-masing, sehingga tidak membatasi ruang yang ada dengan perbedaan yang melekat. (KHAN)

Kategori
Berita

Benchmarking Pengelolaan Akademik dan Jurnal Ilmiah S3 PAI Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon Pada S3 PAI Pascasarjana UIN Salatiga

Pada hari Rabu 09 Agustus 2023 bertempat di Aula KH. Ahmad Dahlan Kampus 3 UIN Salatiga, Ketua Prodi S3 PAI Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon Berkunjung ke Prodi S3 PAI Pascasarjana UIN Salatiga, dalam rangka Benchmarking Pengelolaan Akademik dan Penulisan Jurnal Ilmiah. Kegiatan ini diinisiasi dari keinginan peningkatan pengelolaan akademik dan penulisan jurnal ilmiah pengelola Prodi S3 PAI Pascasarjana IAIN Syeikh Nurjati Cirebon ke Pascasarjana UIN Salatiga, sebagai tindak lanjut MOU pascasarjana pada tahun 2020 melalui Benchmarking. Hadir dalam kegiatan tersebut pengelola baru pascasarjana periode 2023-2028, mulai dari Direktur Program Pascasarjana, Kaprodi, dan pengelola program pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Prof Asfa selaku direktur Pascasarjana UIN Salatiga menyambut baik kedatangan pengelola program pascsarjana IAIN Cirebon sebagai bagian dari upaya pengembangan pengelolaan dengan mengkolaborasikan program yang terdapat masing-masing pengelola program pascasarjana untuk saling bersinergi membangun peradaban, melalui joint lecture dan penguji disertasi, join research yang prodinya relevan atau lintas disiplin, karena Program Doktor PAI di IAIN Cirebon sudah lebih lama dari UIN Salatiga sehingga banyak ilmu yang bisa dikomunikasikan. Disamping itu dalam bidang pengelolaan jurnal berstandar international, PTKIN/PTKIS saat ini menjadi primadona tersendiri karena sudah banyak yang scopus, termasuk yang terdapat di UIN Salatiga melalui jurnal IJIMS dan IJTIHAD. “ujar Prof. Asfa”.

Prof Suteja selaku Direktur Program Pascasarjana IAIN Cirebon menyampaikan terimakasih kepada jajaran Direktur Pascasarjana UIN Salatiga yang telah menerima rombongan IAIN Cirebon di Pascasarjana UIN Salatiga, sebagai bagian dari lanjutan sejarah Perjanjian Kerjasama yang telah dibina oleh kedua belah kampus yang lebih sistematis menyesuaikan dengan kebutuhan yang diinginkan kedua belah pihak, seperti pengelolaan jurnal Ilmiah berstandar international, sebagaimana yang dimiliki oleh Pascasarjana UIN Salatiga melalui jurnal IJIMSnya. “Ujar Prof Suteja”. Noor Maliha, Ph.D. Selaku managing editor Jurnal IJIMS menyampaikan kiat kiat meningkatkan pengelolaan jurnal standar international, mulai dari proses hingga rilis dan submit jurnal, sebagaimana yang telah dilakukan IJIMS selama ini. Harapannya dari uraian yang disampaikan segera dapat dieksekusi dan dipersiapkan oleh pengelola Jurnal Program pascasarjana IAIN Cirebon sehingga jurnal yang dimiliki terindeks Scopus. “Ujar Noor Malihah”.

Dr. Nafis selaku kaprodi S3 PAI Pascasarjana UIN Salatiga bersyukur atas kedatangan Kaprodi S3 PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, karena dapat memperkuat pengembangan program studi S3 PAI UIN Salatiga menuju akreditasi Unggul. Maka pada kesempatan yang baik ini Kaprodi S3 PAI UIN Salatiga berupaya memperkuat MOU tahun 2020 melalui perjanjian Kerjasama yang lebih sistematis pada tahun 2023 ini. “Ujar Dr. nafis”. Pertemuan ini diakhiri dengan penandatangan Kerjasama yang telah disusun kedua belah pihak pengelola program studi Doktor PAI masing-masing kampus, berharap berkah dan manfaat bagi ke dua belah pihak. (KHAN)

Kategori
Berita s3pai

Tingkatkan Kualitas, Progdi S3 PAI UIN Salatiga Jalin Kerjasama Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi bersama Progdi S3 PAI UIN Syech M Djamil Djambek Bukit Tinggi dan Progdi S3 PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Pelaksanaan Annual Conference on Islamic Religious Education pada hari Kamis 20 Juli 2023 di Mataram Nusa Tenggara Barat menjadi berkah tersendiri bagi Program Studi Doktor PAI UIN Salatiga, karena berhasil menjalin Kerjasama kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi dengan Progam Studi Doktor PAI UIN Syech M Djamil Djambek Bukittinggi dan Program Studi Doktor PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Penandatangan Perjanjian Kerjasama ini diwakili oleh Dr. Muhammad Aji Nugroho selaku Sekprodi S3 PAI UIN Salatiga dengan Dr. Salmi Wati selaku Kaprodi S3 PAI UIN Syeikh Djamil Djambek Bukittinggi dan Dr. H. Muhajir Selaku Kaprodi S3 PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kegiatan ini berlangsung pada kegiatan MUNAS PPAII (Perkumpulan Pengelola Program Studi Pendidikan Agama Islam Indonesia) dalam kegiatan musyawarah nasional PPAII, hadir dalam kegiatan tersebut 113 pengelola program studi PAI se Indonesia.

Dr. Nafis selaku Kaprodi S3 PAI UIN Salatiga menyampaikan terimakasih atas jalinan Kerjasama ini, dan menyatakan bahwa tuntutan program studi yang mendapat akreditasi unggul saat ini, terletak pada semangat Kerjasama kolaborasi yang telah dilakukan oleh pengelola program studi, karena dapat menyempurnakan tuntutan Tridharma perguruan tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat. Hal senada disampaikan oleh Dr. Muhajir selaku kaprodi S3 PAI UIN Banten, bahwa Kerjasama ini mampu meningkatkan kualitas pengelolaan Prodi S3 PAI, mulai dari pengembangan pembelajaran di kelas, seminar ilmiah, ujian disertasi, kolaborasi penelitian, dan program lainnya yang bisa dikompromikan satu dengan lainnya. Respon positif juga disampaikan Dr. Salmi Wati selaku kaprodi S3 PAI UIN Bukittinggi, bahwa jalinan Kerjasama ini akan memberikan dampak signifikan terkait dengan pengembangan pengelolaan prodi S3 PAI pada masing-masing perguruan tinggi, sehingga harapannya apa yang telah tertuang dalam perjanjian Kerjasama kolaborasi ini tidak hanya dalam tulisan saja, tapi dapat benar-benar diimplementasikan pada ruang dan program yang nyata.

Prof Asfa sebagai Direktur Pascasarajana UIN Salatiga menyampaikan terimakasih atas perjanjian Kerjasama ini, dan menyatakan bahwa Prodi yang terdapat dalam Pascasarjana UIN Salatiga membuka ruang seluas-luasnya dalam bermitra dengan siapa saja. Hal inilah yang menyebabkan Dr. Nafis selaku Kaprodi S3 PAI menyatakan siap atas setiap tawaran Kerjasama yang diajukan oleh setiap pengelola program studi Doktor (S3) PAI setiap perguruan tinggi, karena berimplikasi positif pada setiap jalur pengelolaan prodi “ujar Aji”. Semangat inilah yang menjadikan ketiga prodi S3 PAI tersebut akan saling support untuk kemajuan prodi masing-masing. (KHAN)

Kategori
Berita s3pai

Program Studi S3 PAI UIN Salatiga Jalin Kerjasama dengan Program Studi S3 PAI Universitas Muhammadiyah Malang

Program Studi Doktor PAI UIN Salatiga menjalin Kerjasama dengan Progam Studi Doktor PAI Universitas Muhammadiyah Malang. Penandatangan Perjanjian Kerjasama ini diwakili oleh Dr. Nafis selaku Kaprodi S3 PAI UIN Salatiga dan Dr. Abdul Haris selaku Kaprodi S3 PAI Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada kegiatan benchmarking Pengelola Pascasarjana UIN Salatiga kepada Universitas Muhammadiyah Malang di Auditorium Pascasarjana di Batu Malang pada hari Kamis, 03 Agustus 2023.

Dr. Nafis Menyampaikan salah satu motivasi dalam menjalin Kerjasama dengan program studi Doktor PAI Universitas Muhammadiyah Malang selain perolehan akreditasi yang unggul, penyelesaian studi tepat waktu, pengembangan jaringan international dan penguatan pendidikan agama Islam yang inklusif dengan pendekatan inter, multi, dan transdisipliner yang terpublikasikan pada jurnal nasional dan international. Deskripsi ini, bagi Dr. Nafis selaras dengan roadmap pengelolaan program doktor PAI UIN Salatiga, sehingga kegiatan colloquium, kuliah tamu, dan program lainnya bisa dikerjasamakan. Lebih dari itu, Prof. Asfa Widiyanto selaku Direktur Pascasarjana menyampaikan bahwa Silaturahmi UIN Salatiga kepada UMM ini, sebagai bentuk pengembangan pendidikan untuk bangsa Indonesia dan Kemanusiaan, sehingga menjadi momen belajar (ngangsu kaweruh) dengan saling sharing antar pengelola agar memiliki semangat baru dalam mengelola pascasarjana, dengan menjadikan perkembangan zaman sebagai Inspirasi kemajuan perguruan tinggi, melalui perjanjian Kerjasama antar kaprogdi dan sekprodi dilingkungan masing-masing pascasarjana.

Dr. Wahyudi sebagai Wakil Direktur II Direktorat Pascasarjana UMM menyampaikan bahwa era revolusi Industri yang berdampak pada persaingan semakin global dan kompetitif menyebabkan pascasarjana UMM membuka ruang seluas-luasnya dalam menjalin Kerjasama dengan siapa saja, dan melihat bahwa UIN salatiga banyak kemiripan dengan UMM, mulai dari lokasi pendidikan, budaya kampus dan beberapa kegiatan yang terdapat di kampus, sehingga merasa sangat senang dengan perjanjian Kerjasama yang akan membuat kampus semakin besar karena jalinan mitra Kerjasama ini. Dr. Abdul Haris, sebagai kaprodi S3 PAI, menyampaikan pertemuan pengelola prodi S3 PAI saat ini sangat bermanfaat, sehingga banyak hal yang dapat dikerjasamakan dari kedua progdi PAI S3 ini, dan berdampak pada peningkatan akreditasi progdi masing-masing, yang basisnya pada Tridarma Perguruan Tinggi, sehingga apa yang biasa dikerjakan masing-masing pengelola dapat dikerjasamakan antar progdi Doktor PAI S3 di UIN Salatiga. (KHAN)