Tawarkan Rekonstruksi Kurikulum Berbasis Ta’dib, Amiruddin Raih Gelar Doktor PAI ke-10 UIN Salatiga

Salatiga – Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga kembali menambah doktor baru pada Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI). Muhammad Amiruddin Dardiri resmi dinyatakan lulus dalam Ujian Promosi Doktor yang diselenggarakan pada Kamis (9/7/2026) di Aula Lantai 3 Gedung Pascasarjana UIN Salatiga. Dengan keberhasilan tersebut, ia tercatat sebagai Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) ke-10 yang diluluskan oleh Program Pascasarjana UIN Salatiga.

Pada sidang promosi tersebut, Muhammad Amiruddin Dardiri mempertahankan disertasinya yang berjudul “Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Islam Berbasis Ta’dib (Studi Komparatif di Pondok Pesantren At-Taqwa Depok dan Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo).”

Disertasi tersebut mengangkat pentingnya rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam dengan menjadikan konsep ta’dibsebagai landasan utama dalam membangun sistem pendidikan. Melalui studi komparatif pada dua pondok pesantren, penelitian ini menawarkan model kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga menempatkan pembentukan adab, karakter, spiritualitas, dan integritas sebagai tujuan utama pendidikan Islam.

Ujian promosi dipimpin oleh Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawi, M.Ag. selaku Ketua Penguji sekaligus Promotor, didampingi Dr. Ruwandi, M.A. sebagai Sekretaris Penguji, serta Prof. Dr. Supardi, M.A. sebagai Co-Promotor. Adapun tim penguji yang memberikan penilaian terhadap disertasi tersebut terdiri atas: Prof. Dr. Zainal Arifin, M.S.I. (Penguji Eksternal), Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag., Prof. Dr. Mukti Ali, M.Hum. Dr. Muhammad Aji Nugroho, Lc., M.Pd.I. dan Prof. Dr. Adang Kuswaya, M.Ag.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut keluarga besar Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta Prof. Dr. Drs. H. A. Dardiri Hasyim, SH., MH. (Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Naahdlatul Ulama Surakarta), Prof Dr. H. A. Mufrod Teguh Mulyo, M.H. (Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta), Sahal Abidin, S.H.I., M.H. (Wakil Rektor I UNU Surakarta), Ngazis Masturi, SHI, MH. (Wakil Rektor II UNU Surakarta), Achmad Mufid Marzuqi, SE, MM. (Wakil Rektor II UNU Surakarta), beberapa Akademisi Pascasarjana UNU Surakarta, Keluarga Besar Promovendus, dan beberapa Kolega.

Selama sidang berlangsung, promovendus memaparkan hasil penelitiannya secara komprehensif dan mampu menjawab berbagai pertanyaan serta masukan dari dewan penguji dengan argumentasi akademik yang kuat. Setelah melalui proses ujian yang berlangsung secara ilmiah dan mendalam, dewan penguji memutuskan menerima disertasi tersebut serta menetapkan Muhammad Amiruddin Dardiri lulus dan berhak menyandang gelar Doktor (Dr.) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Ketua Penguji sekaligus Promotor, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawi, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian akademik promovendus. Menurutnya, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan paradigma kurikulum pendidikan Islam yang berpijak pada konsep ta’dib sebagai fondasi pembentukan insan berilmu, beradab, dan berkarakter.

“Konsep ta’dib menjadi salah satu tawaran penting dalam menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kurikulum di berbagai lembaga pendidikan Islam, khususnya pesantren, agar mampu melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara keluasan ilmu, kedalaman spiritual, dan kemuliaan akhlak,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Amiruddin Dardiri menyampaikan rasa syukur atas selesainya proses studi doktoralnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh promotor, dewan penguji, sivitas akademika UIN Salatiga, keluarga, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan selama proses penyelesaian disertasinya.

Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam upaya membangun kurikulum pesantren yang mampu mengintegrasikan dimensi keilmuan, adab, dan pembentukan karakter sebagai satu kesatuan yang utuh.

Keberhasilan Muhammad Amiruddin Dardiri sebagai Doktor PAI ke-10 menjadi capaian yang semakin memperkuat kiprah Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN Salatiga dalam melahirkan lulusan berkualitas yang berkontribusi terhadap pengembangan keilmuan, pendidikan, dan peradaban Islam di tingkat nasional maupun internasional. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen UIN Salatiga dalam menghasilkan karya-karya akademik yang responsif terhadap dinamika masyarakat serta relevan dengan kebutuhan pengembangan pendidikan Islam di era kontemporer. (MAN)

Dengarkan Teks