Salatiga, 21 September 2026 — Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga memulai rangkaian pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penjaminan mutu akademik dan nonakademik di tingkat fakultas dan Pascasarjana.
Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi AMI pada Senin, 21 September 2026. Sosialisasi tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh unit kerja mengenai mekanisme audit, kelengkapan dokumen, penyediaan bukti kinerja, serta tindak lanjut hasil evaluasi mutu di lingkungan UIN Salatiga.
Rangkaian Jadwal AMI 2026
Pelaksanaan AMI 2026 dirancang secara bertahap dengan melibatkan program studi, fakultas, Pascasarjana, auditor internal, serta unsur penjaminan mutu universitas.
Berikut jadwal pelaksanaan AMI 2026:
| Tanggal | Agenda |
| 21 September 2026 | Sosialisasi AMI |
| 22 September–6 Oktober 2026 | Pengisian kertas kerja AMI |
| 12–20 Oktober 2026 | Pelaksanaan AMI di fakultas dan Pascasarjana |
| 21 Oktober 2026 | Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Fakultas dan Pascasarjana |
| 24–26 November 2026 | RTM dan Quas Award |
| 7 Desember 2026 | Tindak Lanjut (RTL) |
| 5 Januari 2027 | Aksi Tindak Lanjut (ATL) |
Penguatan Dokumentasi dan Eviden AMI
Dalam agenda sosialisasi, pimpinan fakultas dan Pascasarjana diharapkan memfasilitasi pelaksanaan AMI di unit masing-masing. Program studi juga diarahkan untuk segera mempersiapkan dan melengkapi eviden audit melalui pengisian kertas kerja AMI yang dimulai pada 22 September 2026.
Pengisian kertas kerja harus didasarkan pada data faktual dan dokumen pendukung yang relevan. Program studi diwajibkan menyusun laporan AMI serta memastikan bahwa dokumen yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan penjaminan mutu dan tuntutan akreditasi, termasuk standar yang relevan dengan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan (LAMDIK).
Dalam pelaksanaannya, terdapat dua jenis kertas kerja AMI, yaitu kertas kerja untuk auditee dan kertas kerja untuk auditor. Setiap program studi perlu memastikan kelengkapan kedua instrumen tersebut sebagai bagian dari proses audit yang sistematis dan terdokumentasi.